Dalam pandangan Islam yang dinamakan Kesehatan adalah meliputi 2 (dua) katagori, yaitu Kesehatan Jasmani dan Kesehatan Rohani. Kesehatan Jasmani (Fizikal) meliputi seluruh komponen tubuh (badan) secara fisik, dimana dapat berfungsi sebagaimana mestinya, sehingga dapat melaksanankan tugasnya sebagai khalifah di dunia, yaitu melaksanakan ibadah dan muamalah sehari-hari.
Sedangkan Kesehatan Rohani meliputi Qolbun/(piritual), Jiwa (Emosi) dan Akal Fikiran (Mental). Spiritual, Emosi dan Mental yang sehat ialah yang mendorong manusia hidup sesuai dengan nilai-nilai fitrah yang telah ditentukan oleh Allah SWT. Dengan Sehat Rohani manusia akan terhindar dari penyakit-penyakit qolbun (hati) serta penyakit-penyakit ketidakseimbangan emosi dan mental, seperti dengki, iri hati, ujub, munafiq, fasik, depresi, gila, resah dan gelisah, dan sebagainya,. Inilah hakikat Kesehatan dalam pandangan Islam yang dampaknya sangat fundamental dan menentukan arah hidup manusia.
Perhatikan Firman Allah SWT dalam Al Qur’an Surat Asy-Syuraa ayat 77-82 yang bermaksud :
“Sesungguhnya berhala-berhala itu ialah musuhKu, (aku tidak menyembah) melainkan Allah Tuhan sekalian Alam; ‘Tuhan yang menciptakan daku (dari tiada kepada ada), maka Dialah yang memimpin dan memberi petunjuk kepadaku; “Dan Tuhan yang Dialah jua memberiku makan dan memberi minum. “ Dan apabila aku sakit, maka Dialah Yang menyembuhkan penyakitku; ”Dan (Dialah) yang mematikan daku, kemudian Ia menghidupkan daku; “Dan (Dialah) yang aku harap-harapkan supaya mengampunkan dosaku pada hari kiamat.”
Dari ayat tersebut kita dapat melihat nikmat-nikmat yang Allah SWT karuniakan kepada manusia untuk kesejahteraan hidup mereka, yaitu :
1. Nikmat Hidayah (untuk kesehatan Rohani)
2. Nikmat Makanan dan Minuman (untuk kesehatan Jasmani)
3. Nikmat Penyembuhan (untuk kesehatan Rohani dan Jasmani)
4. Nikmat Pengampunan (untuk kesehatan Rohani).
Hubungan Rohani dan Jasmani digambarkan oleh Rasulullah SAW : (H.R. Bukhari dan Muslim dari Nu’man bin Basyir ra.) :
“Sesungguhnya di dalam jasad ada sebongkah daging. Jika baik sebongkah daging itu, baiklah seluruh jasad dan jika rusak, maka akan rusaklah seluruh jasad. Ketahuilah! Sebongkah daging yang aku maksudkan itu ialah hati”..
“Setiap jasad yang tumbuh dari makanan haram, api neraka lebih layak baginya.” (H.R. Thabrani dari Abi Bakr ra).
Islam sebagai Ad-Dien yang paripurna, memiliki berbagai pendekatan untuk menjaga kesehatan Rohani dan Jasmani, Kesehatan Rohani di capai melalui beberapa cara yaitu :
1) Iman;
2) Ibadah;
3) Akhlak (menjaga syariat : halal dan haram);
4) Zikir;
5) Doa dan
6) Menuntut Ilmu Ad-Dien (Agama).
Firman Allah SWT dalam Al Qur’an yang bermaksud : “Wahai orang-orang yang beriman, sahut dan sambutlah seruan Allah dan seruan RasulNya apabila Ia menyeru kamu kepada perkara-perkara yang menjadikan kamu hidup sempurna”.
(Q.S. Al Anfal : 24).
(Q.S. Al Anfal : 24).
Firman Allah SWT dalam Al Qur’an yang bermaksud :: “(yaitu) orang-orang yang beriman dan tenang tentram hati mereka dengan “zikrullah”. Ketahuilah dengan zikrullah” itu tenang tentramlah hati manusia. (Q.S. Ar- Ra’du : 28).
0 komentar:
Poskan Komentar